0
0
0
WHAT WE BELIEVE IN

Elroi is a church that believes in Jesus, a church that loves God and people.


To reach and influence the world by building a large Christ-centered, Bible-based church, changing mindsets and empowering people to lead and impact in every sphere of life.



Our Mission Statement





History Of Elroi Church


Asal – Muasal Gereja Bethany Cabang Sawangan, dapat diakataan agak unik. Sebab lahirnya gereja ini bukan dari suat persekutuan. Tetapi malalui “embrio” sekolah minggu. Yang kemudian, menjadi cikal bakal suatu Gereja yang besar. Keberadaan gereja ini pun bukan disuatu kota. Tetapi dari sebuah desa bernama, Bojong Sari Lama, Luasnya 330 ha. Dan sampai bulan maret 1997, berpenduduk 15.200 Orang. Berada di kecamatan sawangan dan menaungi 12 desa lainnya. Untuk diketahui, luas kecamatan Sawangan 16.738 ha. Sedangkan jumlah penduduk sampai bulan maret 1997 terdapat 115.995 orang.

Berawal dari kegiatan doa oleh sekelompok muda-mudi yang berada di Bojong Sari dan sekitarnya. Kegiatan tersebut diadakan tepatnya pertengahan tahun 1989. Mereka pun masih ada hubungan keluarga satu sama lain. Dengan dikoordinir oleh saudari Liyanti, setiap kamis malam anak-anak muda ini, mengadakan Doa Syafaat. Karena jumlah mereka ada sekitar 15 Orang, sehingga mereka harus mengontrak sebuah rumah untuk tempat berdoa. Dari ketekunan bersyafaat inilah. Tuhan mengabulkan doa-doa mereka . banyak anak-anak usia 10 tahunan yang bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dan jumlah mereka dari hari ke hari terus bertambah. Untuk menampung anak-anak ini, maka diadakan Sekolah Minggu. Agar mereka terus dibina dan dibimbing melalui firman Tuhan. Puji Tuhan! Dalam perkembangan, anak-anak sekolah minggu terus bertambah mencapai 40 Anak. Sehingga mereka harus berpindah ke rumah Ibu Enny. Karena tempat yang dulu tidak bisa muat. Melalui kesaksian anak sekolah minggu, banyak orang tua dan saudara mereka yang bertobat. Dan jumlah mereka yang percaya Yesus makin hari makin bertambah. Lalu tahun 1991, diadakan Persekutuan Doa (PD). Anak-anak sekolah minggu terus bertambah pula mencapai 50 Jemaat.

Ibadah Perdana, tepatnya 16 Mei 1993, Jam 08:00 WIB. Jemaat yang hadir sekitar 110 orang, memenuhi Aula Wisma Kasih Agape yang luasnya 147 m2. Diantara jemaat yang beribadah, terdapat sekitar 45 orang jompo yang tinggal di wisma tersebut. Semua bersekutu kepada Tuhan sambil memuliakan nama-nya. Ytanpa melihat latar belakang dan asal-usul seseorang. Sebab Gereja Bethany, memiliki paham ajaran Alkitabiah, yaitu “Gereja Universal”. Dimana semua orang berbaur menjadi satu. Dari semua suku dan segala bangsa yang percaya kepada Tuhan Yesus, sebagai Juruselamat dan Tuhannya adalah anggota gereja Tuhan yang Esa. Mereka memuhi dan menyembah Tuhan sebagai Wujud pengagungan kepada Tuhan, serta memuliakan Kebesarannya. Sebab pujian dan penyembahan adalah suatu tipikal dan merupakan karakteristik dari gereja Bethany. Sedangkan firman Tuhan, disampaikan oleh staf gembala, bapak Pdt. Soewito Njotorahardjo (saat itu masih Pdp.-Red) dari Maz 55:23 dan 1 Pet 5:7 dengan tema “tentang kekuatiran”

Maka sejak itu gereja ini telah menacapkan akar pelayanan di pinggir metropolitan ini. Sebab Gereja tidak diutus untuk dan berada ditengah suatu masyarakat saja. Melaikan gereja harus berakar didalam suatu bangsa. Lahirnya cabang bethany di sawangan, Merupakan penggenapan visi dari Tuhan buat gembala sidang Bapak Pdt. Soewito Njotorahardjo. Dimana Bethany merupakan suatu Gereja yang berkembang tanpa batas. Halelluya! Di usia yang masih “Balita” gereja ini telah mengambah ke kanan dan ke kiri. Sesuai visi Tuhan di Yesaya 54: 2-3. Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan karena pada usia yang ke 4 ini, Bethany Sawangan telah mengembah ke Depok dan Ciseeng (Parung). Kini sedang didoakan, agar sebentar lagi, akan dibuka Pos Pekabaran Injil (POS PI) di Pamulang dan sekitarnya. Sementara itu, wakil staff gembala yang semula di jabat oleh Sudari Liyanti, telah mengudurkan diri. Tepatnya, awal mei 1995. Karena beliau ingin melanjutkan studi lagi d surabaya, maka jabatan wakil gembala sejak itu sampai sekarang dijabat oleh ibu Pdm Mariana A. Njotorahardjo